Sy suka buku web design ini karena menjelaskan sejarah web design. Kondisi internet tahun 1993 juga sesekali disinggung Jennifer Niederst. Saat itu dia masih bekerja pada O’Reilly’s Global Network Navigator sebelum pada akhirnya dijual kepada America Online.
Situasi Internet tahun 1993 sangat sederhana. Web atau situs juga tampil sederhana. Saat itu platform weblog (bloghost) seperti wordpress dan blogspot belum ada. Bahkan Google saja belum lahir
Browser untuk menampilkan halaman situs juga cuma satu. Browser itu pun hanya bisa berjalan di platform Unix. Saat itu, pekerjaan mendesain halaman situs adalah pilihan pekerjaan yg gampang. beban pekerjaan web designer bisa dikatakan ringan. Berkat pengetahuan sejarah internet, kita bisa meletakkan tantangan web designer ke dalam prespektif.
Masalah utama buku ini, mungkin hanya pada tahun penerbitannya yaitu tahun 2000. Pada tahun 2000, peta pertarungan browser cuma terjadi antara 2 pemain besar, yaitu Netscape Navigator dan Microsoft Internet Explorer. Tentu saja, case study (sampel kasus) yg dipakai tidak relevan dgn topograpi dunia browser internet saat ini. Netscape sudah bangkrut sementara Internet Explorer telah kalah bersaing dengan firefox dan opera.
Sesuai dengan standar penulisan skripsi, sebaiknya buku yg kita jadikan referensi bacaan tidak boleh berusia lebih dari lima tahun. Standar ini untuk menjaga status keotentikan informasi kita, terlebih web desain adalah salah satu bidang ilmu desain yg cepat berkembang. Inovasi Desain terjadi setiap hari di internet.
Tags: Web Design
One Response to “Web Design in a Nutshell karya Jennifer Niederst”
Leave a Reply. Btw, i have right to delete your comment. Sometimes, i need to save my databse space.
Akselerasi dunia IT memang paling cepet. Ditinggal kentut sedikit saja sudah ada perubahan baru.
agungfirmansyah Posting Canggih Terbaru…Nasihat untuk Mahasiswa Baru IT