
Sy pernah bertanya pada sebuah forum webmaster mengenai ini saat sy masih webmaster newbie (pemula). Sayangnya, jawaban yg diberikan para pakar internet di sana bukannya memberi solusi cepat malah membingungkan saya. Oleh karenanya, setelah sedikit paham mengenai pemilihan server web dan tabiat perusahaan web hosting, sy mencoba menulis artikel singkat ini.
Hmm Sebelumnya hal yg perlu dibahas adalah Operating System yg nantinya berjalan di atas. Sistem operasi server web hosting biasanya berupa windows ataupun linux. Umumnya kebanyakan perusahaan web hosting itu menawarkan linux. Alasannya karena sistem perusahaan microsoft itu tidak gratis. Penyedia server harus membeli lisensi windows server terlebih dahulu.
Sekalipun lebih mahal, pemilihan server yg berjalan pada windows server itu memiliki alasan tersendiri. Biasanya keputusan ini diambil bila web developer mendesain website dalam bahasa pemograman ASP atau ASP.NET. Selain itu, siapa tau juga kita lebih memilih database MSSQL dan bukannya MySQL. Btw, sekalipun window server itu sudah compatible dengan PHP, JSP, dan database MySQL, tidak disarankan menggunakannya pada operating sistem windows. Jadi lebih baik mengurus website PHP, JSP, dan berdatabase MySQL pada linux.
So, apapun alasan dibalik pemilihan jenis, fitur, dan harga server maka selalu jadikan linux menjadi pertimbangan utama. Berkat Linux, biaya yg harus ditanggung konsumen seperti saya dan kamu itu lebih murah.

Pertimbangan berikutnya adalah kecepatan bandwidth atau kemampuan transfer data server. Sy tidak tau secara detail mengenai rata rata kecepatan transfer server, Akan tetapi sy memahami mengapa hal tersebut penting bila kita mengembangkan brand website kita.
Kecepatan transfer ini menjadi krusial bagi website yg ngehost pada server manapun karena umumnya sebuah server itu menampung lebih dari 100 domain. Bila server tidak web hosting memiliki bandwidth rendah maka website domain tsb bisa mengalasi saturasi atau transfer berlebih yg membuat website susah diakses pada jam padat. Oleh karenanya, kemampuan transfer server yg direkomendasikan adalah 30 Mbps.

Masalah lain yg bisa membantu pemilihan server adalah negara lokasi server itu sendiri. Posisi server yg hendak kita sewa itu menjadi penting bila kita bisa mengira asal negara kebanyakan pengunjung website kita. Bila kebanyakan pengunjung itu lokal maka hosting server yg berada di indonesia. Jadi dengan begitu latency setiap akses ke website kita akan lebih cepat.
Tentu saja, keputusan ini juga memiliki efek samping bila pengunjung datang dari luar indonesia maka mereka akan mengakses situs kita lebih lambat. Tapi ada juga pertimbangan nasionalisme bila memilih server lokal bila bahasa yg digunakan untuk menulis konten website itu bahasa indonesia tercinta. Mengutip seorang teman, tayib yakub, “Mari kita galakkan konten lokal!”
Sekian sedikit pengetahuan sy seputar syarat dan cara memilih server. Sebagai sesama webmaster, sy harap adanya komentar yg membangun atau pun pertanyaan analisa yg bagus, yg semakin memperdalam pengetahuan kita semua mengenai hal ini. Terima Kasih.
Tags: Linux, Microsoft, Web Hosting, Webmaster
12 Responses to “Server Manakah yg Harus Dipilih ?”
Leave a Reply
Nah… ini yang saya tidak pernah mengerti…
kalo server saya apa ya?
heheheh nin kalau kamu mah server wordpress :D
panduan pemilihan server hostingan yang bagus buat keperluan kita. Makasi mas panduannya
ah engak belik artha…cuma tulisan sekedarnya :D
untung saya udah sewa server ..
dan msh cukup
heeheheh enak yah kita kita yg pake wordpress self hosted :D
Untuk kasus server di Indo, selain lambat, kayaknya kemungkinan besar google bakal ogah indeks situs kita
eh bener gak yah :lol:
kayaknya gosip tuh chan hehehe setau saya paling masalah saat ngeidenx situs berdomain web.id. :D
[...] kita akan menggunakan HTTPs dalam seluruh komunikasi dan transfer data antara web browser dengan server Gmail. btw, perlu dicatat kalau penggunakaan HTTPs itu memiliki efek samping, yaitu proses kita [...]
Ini apa lagi.. Bingung nie bro.. Sy ini msh newbie banget. Smpe website saya ngedown gt,jadiny pusing nie. Thx buat artikelnya..
ah yg sabar oxe…kalau server down ngak ada yg bisa kita lakukan karena cepat / lambat server normal kembali tergantung perusahaan web hosting tempat kita menitipkan domain situs kita
Artikel yang bagus.
Cuma mau nambahin aja dikit, untuk Transfer Bandwith saat ini sudah banyak koq shared hosting yang menyediakan Transfer di atas 100GB, atau bahkan Unmetered hosting.
Jika web kita ga mau terganggu karena ada yang membuat server jadi Hang.. Kita bisa menggunakan Layanan VPS (Virtual Private Server). Serasa punya server sendiri, tapi dengan harga di bawah Dedicated Server..