Predicting The Future, itulah alasan mengapa sy tertarik menerjemahkan essay dan wawancara tokoh tokoh penting. Sy melakukannya demi mengetahui trend dan isu terkini di pusat pusat inovasi seperti New York dan Silicon Valley. Dengan mengetahui apa yg telah terjadi disana, sy jadi bisa memperkirakan apa yg ‘mungkin’ akan terjadi di Indonesia (atau lebih spesifiknya, Bandung).
Tapi, Hmm, silicon valley? Apa kamu itu pungguk yg merindukan bulan ?
Kalau ditanya begitu, saat ini jawabannya tetap ‘tidak’ karena indonesia punya potensi. Walau sekilas, situasi negeriku tampak kacau: korupsi, tingginya suku bunga, Lesu investasi, dan Pembajakan. Namun daripada menerjemahkannya sebagai situasi tanpa harapan, sy pribadi lebih memilih sudut pandang berbeda: negeri ini bukannya negeri terkutuk. Negeri ini cuma perlu menunggu pemimpin yg tepat dengan visi yg tepat dalam situasi tepat untuk “unlease all its potensial”.
Semoga dalam visinya ada sedikit ruang bagi teknologi. Karena berkat teknologi, sy rasa kita bisa melestarikan masa depan bagi generasi2 berikutnya.
ps : Kebanyakan kategori essay yg diterjemahkan itu ialah startups.
Tags: Silicon Valley
12 Responses to “Predicting The Future”
Leave a Reply. Btw, i have right to delete your comment. Sometimes, i need to save my databse space.
setuju2, kayake bandung lebih cocok, soale adem.
makasih makasih semoga aja yah
kenapa koq dinamakan silicon valley ya. Kata silicon uda lama berkonotasi ama payudara soalnya
)
hahaha beenr juga….good question….kocak tapi bener…sy masukin ke bagian meta yah
kayaknya Indonesia perlu menyewa pemimpin / pejabat yang profesional. kalo perlu ngga usah pemilu, cari aja orang professional yang mau memimpin Indonesia. toh yang penting kan dia bisa memimpin dengan baik.
cari pemimpin swasta aja ! ga penting kita dipimpin sama orang Indonesia, kalo toh malah disengsarakan. lebih baik dipimpin sama orang lain tapi kita sejahtera. cari mantan presiden yang lagi nganggur, hire buat running Indonesia.
ha! menyewa….ide buruk
masak satu anak negeri aja ngak ada yg bisa ngurus ini negeri…
hmm maksud mantan presiden itu habibie, ya. kalau pak habibie, sy mendukung banget
Salam
Yap paling tidak peradaban mereka saat ini memang jadi kiblat, orang kita biasanya mengekor jadi tak salah mempredikisi keadaan disini dengan melihat keadaan disana sangat relevan
memang mereka sedang berada di ontop of the world. jadi mau bagaimana lagi… begitulah adanya
Berharap segera ada pemimpin yang ‘mengerti’ dan mau bermesraan dengan teknologi
makanya sy menyayangkan figur kayak pak habibie jadi presiden di momemn yg buruk
kenapa ya segala galanya musti menunggu pemimpin? kalau ga ada ada apa akan pasrah terus statis ga ada kemajuan dan harapan? ya ya teknologi! kita masih ketinggalan… *ato saya ya heheu
tentu saja ngak sepenuhnya menunggu kayak orang pasrah. Namun dengan pemimpin yg tepat, harapan pun bisa meninggi dan visinya menjadi visi kolektif. Visi dia menjadi visi kita bersama sehingga kita pun (dengan sadar) mau mengorbankan jiwa dan raga
hahahaha kayak perang perjuangan. Tapi begilah, dengan adanya pemimpin yg tepat maka perjuangan abadi keluar dari keterbelakangan bisa terasa lebih mudah krn orang orang yg melakukannya merasa terinspirasi. seolah imposible is nothing