19 January
Membuat outbound link hmm secara praktis, melinking halaman satu dengan halaman yg lain itu seharusnya terjadi secara alami. Bagi kebanyakan webmaster, proses linking bukanlah sebuah momok yg harus terlalu dipikirkan. Meskipun begitu, seandainya ada yg tertarik dengan topik sederhana yg juga merupakan salah satu hal paling dasar dalam dunia web, maka mari kita nikmati isi posting berikut ini…hehehe mari kita reguh manis pengetahuan…hehehe mari kita pukuli blogger yg nulis posting ini karena terlalu panjang menulis pembukaan posting blog hehehe
Sebelumnya mari kita bahas terlebih dahulu apa itu Outbound link ? Sebagai penjelasan, Outbound link adalah Jumlah total link URL eksternal yg ditemukan pada sebuah halaman situs. Untuk lebih lengkapnya silahkan baca Adsense Glossary
3 jenis outbound
Outbound links yg relevan bisa membantu Pembaca Posting
- Memberikan kedalaman informasi seputar topik serupa pada pembaca posting.
- Menawarkan pembaca opini dan pendapat unik mengenai sumber rujukan yg kamu sediakan sendiri
Outbound links yg tepat menunjukkan kredibilitas
- Menunjukkan kalau kamu telah menyelesaikan pengumpulan bahan dan menjadi pakar dalam topik terkait.
- Membuat pengunjung blog ingin datang lagi untuk mendapatkan analisa tambahan mengenai topik terkait. Hmm semacam usaha mempesona pembaca dengan kepakaran dan membuat mereka jatuh cinta lalu mendaftar pada feed blog kamu.
- Membangun hubungan dengan blog pakar lain (sebagai contoh, dengan mengirimkan pengunjung blog kamu ke blog mereka, maka kamu bisa dibilang sudah memberi kesan baik pada para senior. Mungkin suatu hari nanti malah bisa berbisnis bersama hehehe
Sesudah 2 jenis outbound link barusan, maka kita akan mulai memasuki penjelasan mengenai tipe link lain yg kurang begitu terpuji. Tentu saja dikarenakan jenis link ini bisa menggembosi kredibilitas blog. Jenis ketiga ini adalah outbound link yg tak termonitor (Biasanya link yg dicoding langsung sama user) dan link sejenis paid review. Kekurangan Outbound ini menyebabkan efek samping sebagai berikut
- Memiliki terlalu banyak link pada satu halaman yg bukannya membantu malah membingungkan. Google biasanya mengharap sebuah halaman website tidak memiliki lebih dari 100 link eksternal. Kurang dari 100 link adalah jumlah ideal link eksternal.
- Link yg terlalu banyak menggembosi kredibilitas. Sebaiknya jumlah link ideal agar pengunjung yg memahami topik posting tidak kabur. Sesudah itu, terlalu banyak link eksternal dapat mengurangi authoritas kamu di mata Searche Engine. Seadainya kamu menerima pembayaran tertentu, maka ada baiknya memasukkan atribut HTML rel=”nofollow” pada link eksternal berbayar tsb. Atau setidaknya, mematikan mereka tidak kecipratan pagerank.
- Membolehkan Komentar Spam, yg mana tidak memberikan keuntungan apapun bagi pembaca. Ambil contoh, pengalaman pada posting Blogspot Blog Dummy Kami Dikira Spamblog. Lebih lanjut, berdasar sudut pandang Searche Engine, komentar spam dapat menghubungkan situs kamu dengan situs lain yg dicurigai bermasalah, contohnya Halaman Login Palsu untuk Ngehack Facebook.
Tanya Jawab Seputar outbound links
Saat yg melink ke situs eksternal, apakah sy akan kehilangan pengunjung
tsb selamanya ?!
Pengunjung mungkin saja meninggalkan website kamu dan tak pernah kembali lagi. Namun mereka pergi untuk mengecek informasi relevan. Hmm biasanya dikarenakan terasa niat baik penulis blog tsb, sy kembali lagi ke blog awal dan membaca kembali posting lainnya. Bahkan bila sy menemukan posting berguna lainnya, makanya sy akan mengangkat dia menjadi guru dan sy sendiri mengangkat diri menjadi murid heheeh
Anchor text yg deskriprif itu berguna bagi link eksternal. Namun apakah deskripsi itu penting bagi outbound links ?
Deskripsi anchor text atau teks pada link URL hyperlink membantu pengkoneksian antar web. Deskripsi tsb membantu user dan googlebot memahami apakah yg mungkin akan mereka temukan saat mengikuti link rujukan ke halaman lain tsb. Jadi, bila dimungkinkan selalu gunakan anchor teks yg menjelaskan alias deskriptif.
Apakah sy harus khawatir saat melink pada sebuah situs ? Bagaimana seandainya pagerank situs tersebut lebih kecil daripada kepunyaan sy ?
Bila kamu melink pada konten yg kamu yakini akan membantu user maka jangan pedulikan apakah situs tsb nantinya akan mendapat pagerank. Sebagai webmaster, hal yg perlu dikhawatirkan adalah kehilangan kredibilitas dengan melinking pada situs spammer. Bila tidak, pertimbangkan metode ngelink eksternal ini sebagai cara untuk memberi nilai lebih bagi user dan bukan sebuah formula rumit penuh misteri google.
Penutup
Sekian dulu penjelasan singkat situs webdesigner ini hehehe apa hubungannya yah dengan SEO. Namun bagaimanapun juga, kami memahami kalau desain mendesain itu berhubungan dengan begitu banyak sisi baik pemograman sampai pengurusan server lokal.
Survey Redaksi : Apakah posting ini terlalu berbau IT ? Sy sedang survey sekaligus belajar menulis topik IT yg disajikan ringan bersahaja. Apakah sy sudah berhasil ?
Blogku dari unggun-timbun sajak
Kaca jernih dari luar segala nampak
Blogku dari unggun-timbun sajak
Di sini aku berbini dan beranak
[Chairil Anwar, Rumahku]
Related Posting
- Web Crawl, Proses Index Googlebot
- Pencurian Konten ilegal dan Masalah Duplikasi
- What Googlebot Sees ?
- HTTP Errors
- Crawl Stats
Next & Previous
Did you find what you need ?
Use our free searchbox to found
what you're looking for.
Internal Search
Eksternal Google Search
5 Artikel Terbaru
Tag Artikel
Secara Makna harfiah, arti Glossary adalah kamus istilah. Isinya term, jargon, dan analogi yg rutin dibahas pada pembahasan artikel blog ini.
Catatan otodidak belajar SEO. Tag ini berisi posting optimasi konten dan meningkatkan performa web
Berisi Masalah dan Tips Trik Webmaster. Kualitas tulisan masih sederhana seiring pertumbuhan pengetahuan kami.
Komentar Terbaru




Belum ada Komentar. Hmm apakah ini pertanda posting ini perlu direvisi ?