Posting bakawan yg menggunakan analogi naruto adalah seputar perumpamaan orochimaru, tokoh antagonis, sebagai calon designer dengan taste sempurna. Sy menulis perumpamaan aneh tsb dalam posting Total Designer layaknya Orochimaru.
Bagi sy orochimaru adalah perumpamaan sempurna tokoh antagonis komik. Dia itu kejam, pembunuh berdarah dingin, namun pintar sekaligus mengharap hidup abadi. Kalau tidak salah, mengharap keabadian adalah dorongan dasar filosofi peradaban materialisme barat. Orochimaru memakili versi jepang landasan filosofi serupa.
Salah satu tokoh yg paling mirip orochimaru adalah tokoh faust pada drama karya goothe, sastrawan terbaik jerman. Orochimaru dan Faust hidup mencari rahasia awet muda dan kehidupan abadi. Dalam pencarian diri tersebut, mereka berani mengikat perjanjian terlarang dengan setan dan iblis neraka.
Bagi sy, tindakan orochimaru tsb adalah sebuah kombinasi yg mirip puisi cinta terlarang dimana ada harap, cemas, dan penipuan diri dibalut penghambaan pada cinta diri sendiri alias narcis akut pembunuh berantai seperti rian, jagal manusia dari jombang.
Analogi metafor abstak yg terasa dipaksakan yah untuk menjelaskan motif perbuatan orochimaru, Faust, dan Rian ? Tapi analogi ini akan pas sekali apabila kamu sudah bisa menikmati film psikopat seperti American Psycho, yg diperankan Christian Biel, aktor pemeran Batman terakhir.
Dalam usaha sia sia mencapai kesempurnaan, jiwa mereka hancur tergadai kepada setan. Makanya sy percaya perfeksonis adalah penyakit kejiwaan heheheh dan setiap orang yg belajar desain memiliki mental disorder serupa tergantung dosis kenarcisan mereka masing masing.
Demi mencapai ambisi, orochimaru siap melakukan apa saja bahkan hal paling tabu seperti belajar ilmu sihir yg membangkitkan orang mati. Kemudian dia menguasai mayat hidup (zombie) tersebut untuk mencapai kegilaan yg lebih sadis. Dia bereksperimen dalam jenis eksperimen yang dengan senang hati dikutuk kode etik kedokteran sebagai malpraktek paling tak manusiawi karena menggunakan manusia sebagai kelinci percobaan.
Eksperimen Orochimaru itu brutal sekaligus brilyan karena dia bermain main dengan DNA manusia seperti dalam film The Island of Dr. Moreau yg diperankan Val Kilmer dan Marlon Brando (aktor pemeran God Father dalam film The God Father). Film tsb bertema seorang ilmuan jenius mengasingkan diri dan melakukan eksperimen DNA menciptakan mutan. Perlahan, seiring waktu, sang dokter berubah peran dari ayah para mutan menjadi tuhan bagi mahluk jadi jadian hasil eksperimen dia. Menurut sy, Orochimaru adalah bentuk klasik Dr. Moreau. Walau secara mental, Orcohimaru lebih sehat dan fokus pada grand desain proyek menguasai dunia dia.
Dalam posting itu, sy tidak semata mata membicarakan orohimaru dan naruto. Sy juga menceritakan mengenai apa itu total designer. Hmm Sebenarnya posting itu tidak lebih buruk dari kenarcisan seolah pendapat sy soal webdesain adalah penting hehehe
Sesudah itu. sy menulis Naruto Pemberi Mimpi. Isinya cuma pernyataan sembrono soal bla dan blu dimana naruto sebagai personifikasi anak kecil yg mencoba kembali menemukan kepolosan diri yg hilang ditelan kenyataan hidup sehari hari. Hal ini terdengar agak pedih, yah ?
Begitulah posting seputar naruto yg pernah sy tulis di bakawan. Hmm memang bukan tulisan yg khusus penggemar naruto dan tokoh anime jepang lain. Sy lebih senang membahas filosofi dan karakter tokoh daripada spoiler jalan cerita komik naruto. Bukankah sudah banyak orang yg menulis niche blog naruto yg beginian. Jadi, sy melihat tak begitu menyenangkan mengulang ucapan orang lain seperti beo hahahaha cukup dalam pelik masalah desain saja sy membeo hahahah seribu kali
Survey Redaksi : Apakah posting ini terlalu berat dan berbau IT ? Sy sedang survey sekaligus belajar menulis topik semacam ini sambil berusaha membuatnya tetep informatif bagi semua orang. Cara menjawab paling sederhana adalah dgn memberitahu sy pd paragraph berapa kamu mulai bosan dan melompat ke bagian box komentar....plus penjelasan singkat kalau bisa.... :)
Blogku dari unggun-timbun sajak
Kaca jernih dari luar segala nampak
Blogku dari unggun-timbun sajak
Di sini aku berbini dan beranak
[hasil hacking puisi Chairil Anwar, Rumahku]
8 October
Did you find what you need ? if not, use our free searchbox to found what you're looking forInternal Search
Eksternal Search
5 Artikel Terbaru
Related Posting
Komentar


8 October 2008
langsung puyeng saya habis baca postingan ini
[Reply]
heheh sori atuh
[Reply]
8 October 2008
wuakakakakak!
nggak nyangka bisa bikin postingan kayak gini juga!
wkekekekekeke!
ngemeng2 oro sudah mati tuh!
wkekekekeke!
[Reply]
hehehe orochimaru is the best manga villian ever! cuma bisa dibandingin sama joker pada film batman terakhir. soal orochimaru yg mati hmmmm ngak mati juga sih karena seluruh mimpi dan ambisinya sudah bercampur dengan kabuto, sy rasa cerita naruto masih panjang berliku. Kekalahan akutsi bukan akhir cerita karena akan muncul kabuto, murid jenius dari guru penjahat paling jenius : orochimaru heheheh
[Reply]
9 October 2008
Analisa yg menarik bro, toh pada akhirnya nilai kesempurnaan itu kembali pada masing2 individu.
Sayangnya nilai2 luhur kesempurnaan individu itu bisa dimanipulasi sedemikian rupa, digenjot beramai2 oleh media sehingga jadi tatanan baru. Habis itu dieksploitasi habis2an oleh produsen. Hal ini berujung pada dimatikannya kreativitas individu, dan penolakan2 sesuatu yang non-brand.
Ada semacam titipan pesanan di sini
*) saya gak suka orochimaru karena dia identik sama ular dan lendir. Sory yah sob
[Reply]
hahahah wah analisa yg bagus juga bro :), sy ngak berai ngebantah kecuali apa ini berhubungan dgn pop culture krn kamu merujuk pd budaya non mainstream. inikah ?
soal orochimaru, hehehe emang sih dia itu mirip ular wong emang raja ular. Dan sebagai negoisator, sy suka ular, minimalnya lidah ular hehehehe
[Reply]