17 November
Penggunaan Web Page Editor tentu saja memudahkan siapa saja mendesain web. Seseorang bisa mendesain web tanpa perlu mengetahui detail bahasa markup seperti HTML. Cukup drag and drop, situs pun siap tampil di www (World Wide Web) alias internet.
Sebagai catatan desain, kemudahan pengunaan web page editor berbanding lurus dengan kompabilitas web.
Ambil contoh, mendesain menggunakan Web Page Editor seperti Microsoft Front Page 2000. Hanya cukup drag and drop, dengan mudah, halaman statis html dapat dihasilkan. Namun efek samping penggunaan FrontPage adalah halaman situs yg kamu desain hanya tampil prima saat ditampilkan menggunakan Internet Explorer, browser buatan Microsoft.
Perlu diingat, hampir semua web site populer dicoding langsung tanpa bantuan web page editor. Seandainya mereka mendesainnya menggunakan tool editor semacam itu maka bersiap saja untuk tidak populer hehehe karena kemampuan bahasa markup framework apapun tidak akan se-optional metode coding dengan tangan. Web kamu bisa jadi lambat, overheat, dan bogus! Belum lagi mempertimbangkan bug yg biasanya dimiliki framework api beken yg dengan senang hati akan dihack hacker manapun. Ingat google saja pernah dihack orang hehehe
Perumpamaan terbaik dalam memahami persoalan desain sejenis adalah perbandingan batik lilin dengan batik cap. Batik lilin yg digambar langsung pembatik selalu menjadi kain batik yg lebih indah dibanding batik cap. Ngebatik Batik lilin itu seumpama mendesain web / blog secara langsung. Sementara Batik cap itu seperti mendesain blog / web menggunakan tool desain khusus yg membuat hasil akhir coding tidak sebagus bila dilakukan dengan tangan alias coding langsung.
Survey Redaksi : Apakah posting ini terlalu berbau IT ? Sy sedang survey sekaligus belajar menulis topik IT yg disajikan ringan bersahaja. Apakah sy sudah berhasil ?
Blogku dari unggun-timbun sajak
Kaca jernih dari luar segala nampak
Blogku dari unggun-timbun sajak
Di sini aku berbini dan beranak
[Chairil Anwar, Rumahku]
Related Posting
- Apakah Kamu menggunakan Browser Terbaru ?
- Nasib Web Designer Teraniaya Google Chrome
- Doktrin Microsoft dan ASP.NET
- OneRiot, Search Engine Baru
- Server Manakah yg Harus Dipilih ?
Next & Previous
- Next : Feed Readers and Aggregators
- Previous : Ide Blog Buat Perempuan
Did you find what you need ? Use our free searchbox to found what you're looking for.
Internal Search
Eksternal Google Search
Bookmark Us
5 Artikel Terbaru
Tag Artikel
Intinya Cara Mendesain Web, Teori Web Desain, dan Dunia Kerja Web Designer secara umum
Komentar Terbaru




17 November
memang sulit yach pake tools, ada aja masalah, tidak kompatibel ama browser lha, tampilan kacau lha, Namun tulis koding murni wah … kagak kebayang xixixixi
[Reply]
17 November
timbul pikiran minta tolong desainin nih.. hihhihih
[Reply]
minta, ga ? bayar hehehe kita kita kan cowok matre
[Reply]
18 November
Aku sering kok ngedesain halaman tanpa tool. Tapi sama temen-temen yang ngga’ paham, aku dikira orang bego. Udah banyak page editor, WYSIWYG, tapi tetep pake cara manual, katanya. Keuntungan paling menguntungkan jika kita nulis langsung adalah kita bakal jadi expert. Betul deh, coba aja. Sejak tahun 1998 silam, ketika aku pertama kali paham internet -dan di Jogja, warnet belum sebanyak sekarang- sampai detik ini, aku lebih suka nulis pake notepad dari pada frontpage, he he… Tapi kalo lagi coding PHP, aku sekarang pake Nu Sphere ato Textmate kalo lagi di Mac. Habis enak sih, ada intellisense nya, kan coding jadi makin cepet.
[Reply]
betul yuu. Bisa dikatakan berkat kemampuan kita menulis di notepad (atau yg rada mending notepad++), kita jadi lebih paham dengan bahasa pemograman yg kita pelajari…lebih neureup
[Reply]
18 November
bener banget mas..saya sering dapetin kode html dari prontpeg!
kita desaign terus ambil htmlnya….tapi sekarang nggak lagi…karna udah jarang main di fs tapi di fb!
wkeekekke!
[Reply]
hehehe bagus bro…nanti sy minta hasil desain kamu yah hahaha
[Reply]
20 November
seneng yang bisa desain murni pake notepad
saya mah blom bisa
masih pake sedikit2 dreamweaver buat liat codenya bener ato tidak
kurang satu huruf aja udah ancur
[Reply]
hahaha syjuga pernah tuh ngaamin itu. Kadang kita ngak ngerti kenapa ini barisan huruf kok ngak bisa justify…hehehe :d
[Reply]
21 November
Hohoho, tak kuasa menahan gejolak Web2.0 yah

[Reply]
Maaf guru, saya hanya bercanda
[Reply]
ngak apa apa aguru uchan (sori kamu menghormati sy dg sebutan guru maka sebagai murid sy juga akan memanggil kamu guru hehehehehe pleas jangan marah)
[Reply]