Ada sebuah prinsip desain template yg terus menggangu sy : “Keep distractions to a minimal”. Sy pun bertanya ke anak anak : “Apakah kita telah melakukannya dengan benar (saat mendesain template silumbalumba) ?”. Dan Jawabannya, hampir hampir membuat kami memutuskan meletakkan commentbox di seluruh bagian, baik homepage, page, single posting, maupun archive. Semua itu demi memudahkan orang berinteraksi dengan kami.
Hahaha jawaban yang aneh bukan tapi mari kita buka bukaan kartu. Sebagian besar blogger itu datang ke sebuah blog bukan untuk membaca melainkan “menscan bacaan”. Kebanyakan orang di internet tidak membaca kata demi kata, namun seringnya cuma paragrap pembuka dan dengan cepat bergegas turun mencari dimana commentbox terdekat.
Jadi apakah makna distractions itu ? Segala sesuatu yang menghalangi tujuan utama orang datang ke sebuah blog, yaitu menitip komentar. Itulah mengapa kami pernah punya ide bodoh, yaitu “Meletakkan commentbox disamping setiap judul posting (dan membuang bagian yg lainnya).”
Bila diartikan kembali makna “Keep distractions to a minimal“, sy menerjemahkan bagaimana cara membuat sebuah desain tidak dididkte oleh tujuan tujuan minor (disctractions), yg sifatnya optional. Sayangnya, setiap desain memiliki minor mayornya sendiri. itulah mengapa kadang terpikir bahwa setiap desain adalah restatement, pernyataan ulang mana yg penting dan yg bukan. Jadi penting mana quantity atau quality commentar ? Mana yg lebih penting blogger yg kasih komentar ngak nyambung tapi banyak atau yang nyambung namun kehitung jari.
Pertanyaan klise memang bagi mereka yg hendak serius blogging, namun bisa jadi awal kekacauan bagi designer (setidaknya kami hahahah) …ah sudahlah santai template blog kami ini…tapi btw, apakah ada bagian yg distraction ‘parah’ pd template ini ?
Survey Redaksi : Apakah posting ini terlalu berat dan berbau IT ? Sy sedang survey sekaligus belajar menulis topik semacam ini sambil berusaha membuatnya tetep informatif bagi semua orang. Cara menjawab paling sederhana adalah dgn memberitahu sy pd paragraph berapa kamu mulai bosan dan melompat ke bagian box komentar....plus penjelasan singkat kalau bisa.... :)
Blogku dari unggun-timbun sajak
Kaca jernih dari luar segala nampak
Blogku dari unggun-timbun sajak
Di sini aku berbini dan beranak
[hasil hacking puisi Chairil Anwar, Rumahku]
1 July
Did you find what you need ? if not, use our free searchbox to found what you're looking forInternal Search
Eksternal Search
5 Artikel Terbaru
Tag Artikel
6 Design
7 Design Principle
27 Web Design
Klik Link Tag ini untuk membaca lebih jauh Seputar Cara Mendesain Web, Teori Web Desain, dan Landscape Dunia Webdesigner hehehe setidaknya secara umum
Related Posting
Komentar


2 July 2008
mungkin itu sejalan dengan perkembangan website sekarang .. web 2.0 .. dimana sebuah website diarahkan untuk lebih memiliki fasilitas yang memungkinkan visitor berinteraksi lebih banyak dengan website owner ..
cuman ribet ngelola nya juga kalo kebanyakan comment box
.. banyak blogger yang lebih memilih untuk menggunakan fasilitas shoutbox ..
tapi sekali lagi .. it’s a personal choice .. right .. ? (nyontek dikit !)
[Reply]
iya awalnya sy berpikir make shoutbox namun takut ngak sesuai konteks…blog ini kayaknya berposting oriented…jadi kalau bisa komennya berhubung dengan posting dan sy tidak bisa memikirkan cara lain selain meletakkan commentbox seperti ini….kamu pernah mengekplore cara baru berinteraksi dengan visitor ?
[Reply]
2 July 2008
Kalo komen banyak tp gak nyambung? ato komen nyambung tapi dikit?… Penting banyak tapi nyambung
Kalo aku selain nyambung, gak nyambung juga aqu ladeni, senggaknya aku bisa bertandang ke blognya dan mendapat sesuatu dari tulisannya.:D
[Reply]
wah prinsip yg kamu pegang juga sama dengan sy dalam hal blogwalking…
[Reply]
2 July 2008
sy sendiri msh blum sepenuhnya mudeng
[Reply]
kalau ada yg ngak ngerti ditanyain aja, sis….hehehe mumpung masih gretongan hahaha (emang bakal dipunggut biaya nantinya…NEVER!)
[Reply]
2 July 2008
ya,
jika saya boleh menjawab
bukan kualitasnya, karena kualitas bisa baik bisa buruk
yang betul itu BERDAMPAK
komentar tang berdampak hebat
bagi pembacanya
ilyas asia / 031 605 608 60
Anda tinggal dimana?
Bolehkah saya bentu menjualkan Anda sebagai web desainer?
Kalau boleh kutulis di blogku halaman KAYA
THANK YOU
KONFIRMASIKAN DI BLOG AKU
[Reply]
hmm berdampak ? i don’t know what your trying to tell us but we’l listen

soal bisnis, weis oke sayalah sy konfirmasi
[Reply]
2 July 2008
distraction itu penyebabnya apa mas??
diriku lebih memilih komentar nyabung namun keitung jari..
tapi bagi diriku, desain suatu blog berada di nomor ke sekian karena tidak terlalu penting. Karena isi jauh lebih penting.
Tapi konten blogku kan gak mutu
[Reply]
penyebabnya bisa bermacam macam, misalnya kebanyakan gambar dan link. survey membuktiken 9 (ciyeee!
) apabila semakin banyak link pada sebuah halaman situs maka semakin besar kemungkinan seorang visitor tidak menclick salah satunya.
Dan yang paling sering membuat sy illfill saat membaca posting adalah tampilan layout postingnya ngak “justify” tapi kekirikirian atau kekanankananan sehingga banyak whitespace atau ruang kosong disetiap ujung kalimat.
[Reply]
ooo kaya tulisan diblogku ya mas??
kan tulisanku gak ada yg tak format justify..
[Reply]
hmm hangga, peace yah, kita temen kan hehehe jangan tanya sesuatu yg sy enggan jawab hehehehe sy ngak akan boong kalau sy ngak suka layout yg ngak justify tapi sy juga ngak bisa boong bahwa sy suka datang ke blog kamu (bukan karena designnya bagus) krn yg punya blognya kamu hehehe
jujur swear dower, your my friend but your layout make me hard to read it
sekali lagi peace!
peace!!!
2 July 2008
halo
salam kenal juga.
btw, koment box nya agak susah lokasinya biasa kan dibawah postingan, ini harus scroll dulu trus lokasi di kanan bawah………..
[Reply]
wah makasih sekali……sebenarnya kami ngak punya alasan untuk meletakkannya disana..semoga kami bisa memikirkan posisinya kembali
makasih banget dengan sarannya
[Reply]
10 July 2008
ya mampir gitu lho
pakai co.cc
http://www.ilyasafsoh.wordpress.com
[Reply]