Apakah yg terjadi antara mozilla dengan Google ? Tiba tiba perusahaan yg memenuhi 88 persen pendapatan mozilla itu malah meluncurkan produk pesaing. Iya, perusahaan Google meluncurkan produk baru : web browser Google Chrome .
Tentu saja, peluncuran ini membuat situasi agak kikuk. Hubungan Mozilla dan Google berubah menjadi agak membingungkan. Padahal awalnya, sy kira mereka bersekutu. Apalagi, banyak addon third party google di firefox…huhuu keren punya lagi.
CEO Mozilla sendiri memilih diksi yg lebih dalam. Dia menyebut penetrasi pasar yg dilakukan google ini “complicated”. “Kami memiliki hubungan yg baik”, ucap John Lilly, CEO Mozilla saat wawancara”. Namun sy bohong bila mengatakan kalau suasana tidak rumit.” Kayaknya google belum menyadari kalau mereka mengusik harimau yg salah. Harimau ini akan menyadarkan google kalau lagi lagi mereka melakukan keputusan penetrasi pasar yg salah (sekaligus membuang uang para pemilik modal).
Situasi Pasar Browser
Sekarang Google Chrome baru versi beta. Sementara Mozilla Firefox terus bersaing keras dgn Internet Explorer. Hal terakhir yg dibutuhkan Mozilla adalah tikaman dari belakang. Sebuah ancaman pada market pasar yg jadi sumber penghasilan mozilla.
Tentu saja, saat ini Mozilla tidak perlu khawatir karena Google Chrome sedikit yg pakai. Google sendiri mengklaim mereka bukan kompetitor serius. Namun, sy rasa sekalipun google meluncurkan produk alat alat dapur seperti sendok dan garpu perak, para startups kecil tetap akan cemas.
Pasar browser web memang luas masih bisa menampung wajah baru. Siapa saja, bahkan amazon kalau mereka punya proyek rahasia sejenis di labotarium bawah tanah dan menyembunyikannya jauh dari endusan populasi internet. Namun apa yg baru diluncurkan google itu menyakitkan serasa seseorang baru saja melemparkan tumpukan job desk di atas meja kerja saya. Hehhehe google baru saja menambah beban kerja webmaster dan web designer karena memperpanjang proses testing web sebelum diluncurkan.
Google Juga Bisa Kalah kok
Berebut pasar dgn google itu seperti situasi dimana sebuah perusahaan kecil menuntut perusahaan multi nasional seperti Exxon Mobil Corporation. Bila sebuah negara saja sukar mengalahkan mereka di meja perundingan, bagaimana lagi bila kita yg berurusan. Mereka memiliki dana tak terbatas untuk menang. Mereka bisa menyewa pengacara terbaik indonesia dgn gaji dibayar 1000 dollar sejam. Bila kalah di pengadilan negeri, mereka akan minta banding sampai ke mahkamah agung.
Maksudnya, kompetisi itu maraton. Kita harus punya nafas panjang. Nama google dalam bisnis teknologi informasi itu sudah jadi brand global. Mereka sering mengtakeover startups yg lebih kecil, memotong-motong divisi, dan memecat siapapun yg tidak mereka butuhkan. Kanibalisme itu pun semakin membuat google powerful.
Namun, perlu diingat, google juga bisa kalah. Ambil contoh dalam bidang Blogging dan social networking, yg juga dimasuki google. Mereka kalah dalam perebutan market pengguna blog. Kemenangan wordpress.com dibandingkan blogger.com (Blogspot) itu terlihat dari basis komunitas wordpress yg terus tumbuh. Terakhir, friendster.com sendiri memilih wordpress MU sebagai CMS blogging mereka. Sementara orkut, situs jejaring milik google, tumbuh layaknya bonsai bila dibanding Facebook.com yg makin menggurita. Friendster juga memanfaatkan platform facebook sehingga developer facebook bisa memporting web aplikasi mereka ke friendster.
Tampkanya Nama besar tidak menjamin apapun. Tapi tetap saja bikin dagdigdug bila harus berenang di samping ikan paus. Kibasan ekornya saja bisa bikin ombak tsunami. you know what i meant kan heheheh ? btw, Sy pribadi tidak kenal orang indonesia yg pakai situs orkut. Apakah ada ?
Tags: Browser Teknologi, Google Chrome, Mozilla Firefox
12 Responses to “Hubungan Mozilla Firefox dgn Google Renggang”
Leave a Reply
Nambah PR lagi buat seorang webmaster yah :D
Hihihi
Yg tabah bro, ciayoo
wah makasih chan….hehehe lumayan mendiring jg kok :D
wah seru juga nih, tapi sepertinya sih crome memiliki kesamaan dengan firefox
Sekarang chrome belum punya addon. Tapi banyak teknologi google usah dimasukin. contohnya gears kalau enggak salah heheheheh :D
Poko’e mangan ra mangan kumpul! mangan ra mangan, yo firefox!! :)
Kecuali…
kecuali apa mas syarif :D
mas, kalo mbaca tulisan ni, yang kepikiran malah gimana kalo sampeyan jadi kontributor tuk majalah IT. Sekalian menaikkan brand awareness Bakawan lho.
wah malu tuh fa….sarannya rada rada beresiko…sy takut tenar heheheh dusta banget!
Persaingan selalu ada. Tidak ada persaingan, maka tidak ada perkembangan.
setju hehehe kalau ngak ada persaingan sehat maka jg ngak ada persaingan, kan ? :D
[...] Jason Kottke baru saja menulis cerita menarik. Cerita ini berkisah mengenai peluncuran browser google terbaru. Google meluncurkan sebuah browser web keren bernama Google chrome. Namun bukan software ini yg menjadi cerita melainkan peristiwa yg terjadi pada tahun 2001 (7 tahun sebelum peluncuran final). Ternyata pada tahun 2001, google sudah berencana membangun tool browsing sendiri. Sayangnya, tidak ada perwujudan dari tim developer itu. Malah perusahaan mengikat kontrak perjanjian dgn mozilla, perusahaan pembuat firefox. Read Google dan Firefox Renggang. [...]
[...] chrome mulai manjadi fondasi bisnis perusahaan ini. Hahaha tampaknya sudah benar benar berakhir hubungan manis antara firefox dgn google, ya? Akhirnya musuhan, euy! [...]