Green IT
Awalnya sy percaya kalau industri berbasis teknologi informasi itu secara nature sudah bebas polusi apapun (terutama bila dibandingkan dengan industri manufaktur lengkap dgn corong corong raksasa pabrik dan sistem pembuangan limbah mereka tega meracuni sungai). Namun kayaknya sy masih naif dan terbuai dgn ilusi seolah bit dan herzt itu ngak pernah salah (satuan seperti kilogram dan kilometer yg biasa dipakai di bidang komputer untuk mewakili ukuran dan kecepatan koneksi)
Statistik barusan diambil dari Google Fact. Semoga setelah membaca fakta google ini, kita bisa memperoleh gambaran. Masalah bukan terletak pada kerusakan alam yg terjadi melainkan pada sisi gelap teknologi itu sendiri. Setiap inovasi memiliki konsekuensi. Setiap keputusan kita, akan diwariskan ke generasi berikutnya dan mereka “harus” sukarela menerima kalau nenek moyang mereka itu sekumpulan asshole (sebagaimana kami menerima generasi orang tua kami jg asshole)!
Awalnya sy tidak begitu memahami apa itu green IT atau teknologi informatika yg ramah lingkungan karena otak sy tidak mempu menemukan benang penghubung yg bisa mengkoneksikan teknologi internet dengan masalah lingkungan hidup. Namun baru baru ini, sy tau kalau industri IT itu menghasilkan polusi seperti industri lainnya. IT juga ikut mencemari lingkungan bahkan dengan cara paling tak terbayangkan.
Weleh baru tau imponya…
Emang harus imbang nih ya. Di satu sisi melepas polusi, di sisi lain harus “menangkap” polusi. Tapi apa yang akan terjadi jiga semua tulisan di internet dicetak ke kertas? Dahsyat!
Pusing gw jadinya sebagai orang yang pengen berpartisipasi di Go Green! Emang bener kali, mesti balik ke zaman “taikotok dilebuan” alias zaman megalitikum itu…
hehehe kebayang deh kalau sampe semua dokumen anak manusia dijadikan bentuk kertas…wah bisa bisa hutan borneo kalimantan bakal botak <i>tak tak dung</i>. kalau nggak salah pernah deh baca artikel mengapa wikipedia ada….kalau enggak salah karena kekhawatiran yg sama : dokumentasi pengetahuan masa kini bisa hilang. misalnya gara gara perpustakaan kebakaran…konteks artikel itu teh tentang perpusatakaan kongres amerika kebakaran (sampai dua kali)…sampai sampai dokumen yg da disana dijadikan format digital dan koleksi buku dijual untuk nyuport konversi tsb (kalau enggak salah yah hahahah…)
apa tidak ada solusi dari google sendiri?
hmm solusi yg bagaimana…coba pikir mungkinkah google menurunkan kecepatan query pencarian dia saat seeorang googlone ari biasa persekian detik menjadi persekian menit…..bisa2 google bangkrut ditinggalin pengguna
hihik apaan tuh pake asshole sagala beu
Sebetulnya dengan teknologi telah mengurangi polusi yang terjadi, bayangkan jika tidak ada internet dan search engine? Apa yang akan terjadi? Kita mencari informasi menggunakan kendaraan, pesawat terbang, atau alat transportasi lainnya. Berapa banyak polusi yang dihasilkan? Tapi dengan semakin berkembangnya teknologi memang harus dipikirkan juga teknologi yang lebih ramah lingkungan
ya iya lah atuh bu hehaha kita kita kan generasi anak baik2 pecinta lingkungan. green it in the hearth hehhehe
wah pendapat terbaik yg pernah gw denger nih….hahaha bisa jadi alasan untuk googling lebih seing tanpa ahrus merasa berdosa….
jadi inget pembuatan film dokumenter Earth(?). film dokumenter ini bertujuan buat edukasi masyarakat atas perubahan ekosistem yg berlangsung selama 100 tahun terakhir.
misalnya kutub utara dan selatan yg ukurannya makin kecil, atau seperti kisah beruang kutub yg mati tenggelam hahahah karena jarak satu pulau es ke pulau es lainnya makin jauh sementara beruang ini kegemukan.
dan di footnote video itu mereka menyampaikan hal yg sama kalau helicopter yg mereka pakai menshot lokasi2 diseluruh dunia ini menghasilkan polusi karbon dalam jumlah kecil. tapi tetap polusi karbon. jadi mereka pun menyumbagkan diri pd salah satu yayasan global warming di prancis…heheh pokoknya cari deh video dokumenter terbaik (kalau ngak salah dibuat untuk acara National Geographic)
Kita harus menyeimbangkan ekosistem.
Klo kita dah menerapkan teknologi baru, kita juga harus mau tuk melakukan penyeimbangan dengan Alam ini, sehingga alam tetap terjaga…
Terima kasih kang Informasinya…
Buat perhatian tuk seluruh pengguna teknologi terutama para blogger…
Bersemangat… Kang…
Saya juga baru nyadar habis baca posting ini. Ternyata saling berkait, lagipula hardware untuk IT ini khan juga diproduksi di pabrik yang corongnya besar2 itu
wah masak sih…belum lihat photo produkai componn di pabrikan taiwan yah. ruangannya udah kayak rumah sakit…bersih, rapi, steril wah pokoknya kamu salah dan saya benar lah hahahahahahah (ngak mau kalah) maaf,,,,tp sejujurnya kamu bener…sy jadi kepikiran soal ini dan ingin mengumpulkan photo apakah produksi hadware komputer itu memiliki tingkat polusi berbeda dengan bikin gayung plastik atau enggak. ?
thanks, good opinion brilyan
cannot agree more….sy jadi inget dan juga setuju memangg ada seharusnya teknologi yg dibanned dar muka bumi karena implikasi sangat besar seperti rekayasa genetika manusia (clonning) dan nuklir hahahha jadi inget ama posting kamu tempo hri soal PLTN (dari dalam lubuk hati sy against penggunaan nuklir…tp lebih suka bumi ini kiamat kena perang uklir bila bangsa saya ngak diijin mengembangakan nuklir…viva la indonesia
bener ini mas, saya pernah baca artikel seperti ini klo mesin pencari google juga bisa mencemarkan lingkungan
klo ndak salah waktu itu yang posting blogger cewe tapi lupa sourcenya nie. semangkin banyak searching, semakin buanyak pula pencemaran yang dihasilkan. tapi si mbahe ini pinter juga berkelit yakk, pas hari bumi di search engine-nya ada gambar kartun tentang alam
markotop plintirannya si mbahe.
wkwkwkwk, ini bagus themesnya mas, simple, ringan, kayakne penggemar w3c juga…xixixixix…yang kredit footernya kocak euyyyy
salam kenal yo mas
iya bli, hehehe bener banget google udah beda banget ama waktu dulu. mungkin gara2 besar uang yg berputar kali yah sampe 10 filosofi google di babat semua hhahaha
hmm makasih soal themesnya, kebetulan sy banyak belajar dari bli dani seputar masalah standar web. w3c sy suka walau belum bener2 taat
Wah dilema ini.. Kehidupan saya tidak pernah lepas dari listrik dan internet… Hua huaaa……
*wah…. Terpaksa klik setuju….hahhaa…kabuur…
hahaha emang susah menerima kenyataan ini…sy juga awalnya susah menerima tp akhirnya menerima dan setuju kalau sy cakep nauzubillah min jalik
yah … kalo dipikir jumlah manusia juga semakin merusak bumi, semua makan dan tiap hari buang kotoran hahaha
wah itu valid gak pak ???
lama2 bumi ini hancur karena goolge donk
lah bukannya udah kelihatan ancur sekarang ? kita idup dalam paradox. mau bagaimana lagi hehehee
Eugh, sangar bangedh….
Mestinya PC kita dan juga infrastruktur IT lainnya di sekelilingnya ditaruh tanaman yang bisa menyerap Co2 dengan cepat. Kalo perlu tanaman yang bejibun biar setiap Co2 yang keluar langsung diserap taneman dan diubah jadi Oksigen…
wah nice opinion nih…tapi apa ngak aneh kalau kita make komputer dalam ruangan yg kayak hutan hujan…bisa bisa kerja ngak selesai, malah kta jadi tarzan hahaha
iya yah…tp kan ngak gitu gitu amat lah. Kotoran jadi pupuk dan tanah makin subur. Asal bukan kotoran plastik aja kali
makasih yah atas komentarnya