Home | a plain old wp coder | Web Design and Wordpress Custom

 

Google Search dan Green IT

google12.jpgAwalnya sy tidak begitu memahami apa itu green IT atau teknologi informatika yg ramah lingkungan karena otak sy tidak mempu menemukan benang penghubung yg bisa mengkoneksikan teknologi internet dengan masalah lingkungan hidup. Namun baru baru ini, sy tau kalau industri IT itu menghasilkan polusi seperti industri lainnya. IT juga ikut mencemari lingkungan bahkan dengan cara paling tak terbayangkan.

Masa sih menghasilkan polusi ? Saat mendengar tuduhan ini, sy kira cuma skandal sekumpulan treehugger iseng. Tuduhan itu kok seperti mengkawinkan pinguin sama kuda….rasanya maksa banget. IT itu cutting edge tehnologi …Inovasi terkini peradaban manusia (yg terhebat dan terbaik)…..hahaha mulai deh superioritas ras teknokrat narcis yg ngak mau didikte sekumpulan tree hugger). Sy rasa pikiran kita hendak dibajak agenda sekumpulan pencinta lingkungan ekstrim, yg mengharapkan umat manusia kembali ke jaman batu. Jaman dimana ngak ada listrik, koneksi internet, dan . WTF! Barbar banget! kenapa ngak minta gw minum racun aja sekalian.

…Akan tetapi setelah membaca artikel referensi yg ditulis telegraph, pikiran sy berubah 180 derajat. Sy setuju dan ikut menghujat perusahaan internet, terutama google. hahahhaha memang cara paling mudah membuat manusia berpaling adalah fakta dan bukannya ilusi.

Fakta Google Seach dan Polusi

Menurut Artikel The Telegraph, Google search produce same CO2 as boiling a kettle : setiap kali seseorang googling menggunakan search engine ini maka terjadi pelepasan sekitar 10 gram polusi karbondiaoksia. Polusi ini disebabkan setiap kali googling, infrastruktur pendukung seperti server google, komputer perusahaan internet provider (ISP), jaringan dial up koneksi internet, wireless, dan perangkat PC dan laptop kita melepas polusi ke udara. Kebutuhan memperoleh informasi dalam waktu sesingkat mungkin menghasilkan polusi. Jadi makin sering kita googling (sehari sy mungkin lebih dari 40 kali), maka makin kotor bumi ini.

Berat 10 gram memang tidak terlalu mengintimidasi. Namun bila kita kalikan dengan jumlah pencarian google yg dilakukan orang setiap hari. Maka total polusi googling per tahun cukup menakutkan. Masih menurut artikel tsb, ternyata, dunia IT itu menyumbangkan 2 persen emisi karbon dunia. Bahkan total 2 persen ini melebihi polusi udara yg disebabkan industri penerbangan pada tahun 2007. hohoho ternyata googling itu memang berbahaya dan google ternyata brengsek bagi pelestarian lingkungan. (rasanya dunia mau runtuh saat tau fakta pencemaran ini)

Green IT

Awalnya sy percaya kalau industri berbasis teknologi informasi itu secara nature sudah bebas polusi apapun (terutama bila dibandingkan dengan industri manufaktur lengkap dgn corong corong raksasa pabrik dan sistem pembuangan limbah mereka tega meracuni sungai). Namun kayaknya sy masih naif dan terbuai dgn ilusi seolah bit dan herzt itu ngak pernah salah (satuan seperti kilogram dan kilometer yg biasa dipakai di bidang komputer untuk mewakili ukuran dan kecepatan koneksi)

Statistik barusan diambil dari Google Fact. Semoga setelah membaca fakta google ini, kita bisa memperoleh gambaran. Masalah bukan terletak pada kerusakan alam yg terjadi melainkan pada sisi gelap teknologi itu sendiri. Setiap inovasi memiliki konsekuensi. Setiap keputusan kita, akan diwariskan ke generasi berikutnya dan mereka “harus” sukarela menerima kalau nenek moyang mereka itu sekumpulan asshole (sebagaimana kami menerima generasi orang tua kami jg asshole)!

Tags: ,

23 Responses to “Google Search dan Green IT”

  1. mangkum on April 20th, 2009 3:06 pm

    Weleh baru tau imponya…
    Emang harus imbang nih ya. Di satu sisi melepas polusi, di sisi lain harus “menangkap” polusi. Tapi apa yang akan terjadi jiga semua tulisan di internet dicetak ke kertas? Dahsyat!

    Pusing gw jadinya sebagai orang yang pengen berpartisipasi di Go Green! Emang bener kali, mesti balik ke zaman “taikotok dilebuan” alias zaman megalitikum itu…

  2. uwiuw on April 20th, 2009 7:58 pm

    hehehe kebayang deh kalau sampe semua dokumen anak manusia dijadikan bentuk kertas…wah bisa bisa hutan borneo kalimantan bakal botak <i>tak tak dung</i>. kalau nggak salah pernah deh baca artikel mengapa wikipedia ada….kalau enggak salah karena kekhawatiran yg sama : dokumentasi pengetahuan masa kini bisa hilang. misalnya gara gara perpustakaan kebakaran…konteks artikel itu teh tentang perpusatakaan kongres amerika kebakaran (sampai dua kali)…sampai sampai dokumen yg da disana dijadikan format digital dan koleksi buku dijual untuk nyuport konversi tsb (kalau enggak salah yah hahahah…)

  3. thegands on April 21st, 2009 2:35 am

    apa tidak ada solusi dari google sendiri?

  4. uwiuw on April 21st, 2009 10:42 am

    hmm solusi yg bagaimana…coba pikir mungkinkah google menurunkan kecepatan query pencarian dia saat seeorang googlone ari biasa persekian detik menjadi persekian menit…..bisa2 google bangkrut ditinggalin pengguna

  5. Balisugar on April 21st, 2009 11:16 am

    hihik apaan tuh pake asshole sagala beu :smile:

  6. Basyarah on April 21st, 2009 11:27 am

    Sebetulnya dengan teknologi telah mengurangi polusi yang terjadi, bayangkan jika tidak ada internet dan search engine? Apa yang akan terjadi? Kita mencari informasi menggunakan kendaraan, pesawat terbang, atau alat transportasi lainnya. Berapa banyak polusi yang dihasilkan? Tapi dengan semakin berkembangnya teknologi memang harus dipikirkan juga teknologi yang lebih ramah lingkungan

  7. uwiuw on April 21st, 2009 11:35 am

    ya iya lah atuh bu hehaha kita kita kan generasi anak baik2 pecinta lingkungan. green it in the hearth hehhehe

  8. uwiuw on April 21st, 2009 11:42 am

    wah pendapat terbaik yg pernah gw denger nih….hahaha bisa jadi alasan untuk googling lebih seing tanpa ahrus merasa berdosa….

    jadi inget pembuatan film dokumenter Earth(?). film dokumenter ini bertujuan buat edukasi masyarakat atas perubahan ekosistem yg berlangsung selama 100 tahun terakhir.

    misalnya kutub utara dan selatan yg ukurannya makin kecil, atau seperti kisah beruang kutub yg mati tenggelam hahahah karena jarak satu pulau es ke pulau es lainnya makin jauh sementara beruang ini kegemukan.

    dan di footnote video itu mereka menyampaikan hal yg sama kalau helicopter yg mereka pakai menshot lokasi2 diseluruh dunia ini menghasilkan polusi karbon dalam jumlah kecil. tapi tetap polusi karbon. jadi mereka pun menyumbagkan diri pd salah satu yayasan global warming di prancis…heheh pokoknya cari deh video dokumenter terbaik (kalau ngak salah dibuat untuk acara National Geographic)

  9. trinil on April 21st, 2009 11:57 am

    Kita harus menyeimbangkan ekosistem.
    Klo kita dah menerapkan teknologi baru, kita juga harus mau tuk melakukan penyeimbangan dengan Alam ini, sehingga alam tetap terjaga…
    Terima kasih kang Informasinya…
    Buat perhatian tuk seluruh pengguna teknologi terutama para blogger…
    Bersemangat… Kang…

  10. Qisthon - Batam on April 22nd, 2009 12:56 am

    Saya juga baru nyadar habis baca posting ini. Ternyata saling berkait, lagipula hardware untuk IT ini khan juga diproduksi di pabrik yang corongnya besar2 itu :)

  11. uwiuw on April 22nd, 2009 3:25 am

    wah masak sih…belum lihat photo produkai componn di pabrikan taiwan yah. ruangannya udah kayak rumah sakit…bersih, rapi, steril wah pokoknya kamu salah dan saya benar lah hahahahahahah (ngak mau kalah) maaf,,,,tp sejujurnya kamu bener…sy jadi kepikiran soal ini dan ingin mengumpulkan photo apakah produksi hadware komputer itu memiliki tingkat polusi berbeda dengan bikin gayung plastik atau enggak. ?
    :D thanks, good opinion brilyan

  12. uwiuw on April 22nd, 2009 3:29 am

    cannot agree more….sy jadi inget dan juga setuju memangg ada seharusnya teknologi yg dibanned dar muka bumi karena implikasi sangat besar seperti rekayasa genetika manusia (clonning) dan nuklir hahahha jadi inget ama posting kamu tempo hri soal PLTN (dari dalam lubuk hati sy against penggunaan nuklir…tp lebih suka bumi ini kiamat kena perang uklir bila bangsa saya ngak diijin mengembangakan nuklir…viva la indonesia

  13. gdenarayana on April 22nd, 2009 7:00 am

    bener ini mas, saya pernah baca artikel seperti ini klo mesin pencari google juga bisa mencemarkan lingkungan :D klo ndak salah waktu itu yang posting blogger cewe tapi lupa sourcenya nie. semangkin banyak searching, semakin buanyak pula pencemaran yang dihasilkan. tapi si mbahe ini pinter juga berkelit yakk, pas hari bumi di search engine-nya ada gambar kartun tentang alam :mrgreen:

    markotop plintirannya si mbahe.

    wkwkwkwk, ini bagus themesnya mas, simple, ringan, kayakne penggemar w3c juga…xixixixix…yang kredit footernya kocak euyyyy :lol:

    salam kenal yo mas :)

  14. uwiuw on April 22nd, 2009 12:36 pm

    iya bli, hehehe bener banget google udah beda banget ama waktu dulu. mungkin gara2 besar uang yg berputar kali yah sampe 10 filosofi google di babat semua hhahaha

    hmm makasih soal themesnya, kebetulan sy banyak belajar dari bli dani seputar masalah standar web. w3c sy suka walau belum bener2 taat :D

  15. d3ptzz on April 22nd, 2009 1:31 pm

    Wah dilema ini.. Kehidupan saya tidak pernah lepas dari listrik dan internet… Hua huaaa……

    *wah…. Terpaksa klik setuju….hahhaa…kabuur…

  16. uwiuw on April 22nd, 2009 2:15 pm

    hahaha emang susah menerima kenyataan ini…sy juga awalnya susah menerima tp akhirnya menerima dan setuju kalau sy cakep nauzubillah min jalik

  17. suryaden on April 22nd, 2009 8:02 pm

    yah … kalo dipikir jumlah manusia juga semakin merusak bumi, semua makan dan tiap hari buang kotoran hahaha

  18. BL on May 2nd, 2009 5:24 am

    wah itu valid gak pak ???

    lama2 bumi ini hancur karena goolge donk :D

  19. uwiuw on May 2nd, 2009 4:06 pm

    lah bukannya udah kelihatan ancur sekarang ? kita idup dalam paradox. mau bagaimana lagi hehehee

  20. Fariskhi on May 3rd, 2009 12:16 pm

    Eugh, sangar bangedh….

    Mestinya PC kita dan juga infrastruktur IT lainnya di sekelilingnya ditaruh tanaman yang bisa menyerap Co2 dengan cepat. Kalo perlu tanaman yang bejibun biar setiap Co2 yang keluar langsung diserap taneman dan diubah jadi Oksigen… ;)

  21. uwiuw on May 11th, 2009 5:18 am

    wah nice opinion nih…tapi apa ngak aneh kalau kita make komputer dalam ruangan yg kayak hutan hujan…bisa bisa kerja ngak selesai, malah kta jadi tarzan hahaha

  22. uwiuw on May 11th, 2009 5:19 am

    iya yah…tp kan ngak gitu gitu amat lah. Kotoran jadi pupuk dan tanah makin subur. Asal bukan kotoran plastik aja kali

  23. uwiuw on May 20th, 2009 7:21 am

    makasih yah atas komentarnya :D

Leave a Reply. Btw, i have right to delete your comment. Sometimes, i need to save my databse space.




Validated by HTML Validator (based on Tidy)