Menjalankan website di internet dapat manjadi proses yg rumit. Oleh karena itu berguna sekali layanan Google Webmaster Tool bagi seorang webmaster. Layanan tool webmaster bisa digunakan menemukan masalah potensial sebelum berpotensi menjadi masalah rumit. Beberapa isu bisa kamu temukan pada dasarnya sederhana (semacam memiliki judul dan deskripsi posting yg terduplikasi). Sementara itu, isu yg lebih berbahaya bisa juga terjadi. Terbayang betapa sedihnya saat mengetahui website tidak dapat ditemukan pada hasil Search Engine Result Page (SERP). Sekalipun Google Webmaster Tool tidak bisa memberitahu apa saja yag perlu diganti, namun tool google ini bisa membantu mengenali masalah yg perlu diatasi.
Sementara Googlebot mencoba berprilaku layaknya user biasa, beberapa server mungkin menjadi pusing dan bereaksi dengan cara yg aneh. Sebagai contoh, sekalipun server bekerja tanpa masalah sepanjang waktu, beberapa server yg menjalankan IIS mungkin akan menghasilkan kode error server tertentu saat dikunjungi Googlebot. Kadang sy melihat server IIS menghasilkan kode error 500 (server error) dan result code 404 (File tidak ditemukan). pada bagian diagnostis “Web Crawl“. Kadang juga error kode 302 saat mensubmit file sitemaps. Bila server diredirect ke halaman error, kamu sebaiknya memastikan googlebot mampu mengcrawl halaman error tsb dan kemudian halaman website tsb sebaiknya menghasilkan kode error yg menjelaskan kondisi-nya.
Bila website dihosting pada server Microsoft IIS, penting dipahami kalau URL itu bersifat case-sensitive. Nantinya Googlebot juga begitu memperlakukan mereka. Btw, pada file robot.txt, URL, kita juga harus menulis case-sensitive URL alias ngak dipengaruhi apakah menggunakan huruf kapital atau tidak. Jadi huruf A tidak beda dengan huruf a. Bila kamu memerintahkan “disallow: /webdesign” maka direkroti /webdesign akan diblock namun tidak direktory /Webdesign.
Conten Manajemen Sistem (CMS) modern dapat membuat masalah kecil menjadi masalah besar, yg kemudian akan mempengaruhi banyak halaman website. Kadang permasalahan tsb gamblang saat kamu melihat halaman situs. Ambil contoh, broken link atau link rusak yg tidak merujuk pada situs. Masalah broken link akan tampil pada bagian “diagnostik”. Seandainya, sebuah situs memiliki 100000 halaman dan ada masalah karena sebagian besar linknya broken maka ada baiknya link tsb diberi kode 404. Agar daripada mendapat 404 error, spider bisa benar benar bekerja dan mengcrawling konten website kamu, kan ? Hal tsb akan lebih baik.
Untuk situs dgn audience khusus, tidak ada salahnya mengkhususkan pada sekumpulan pengunjung web yg berasal dari lokasi geografis tertentu. Ambil contoh masalah tukang sate madura dan Howto : Membuat Situs Multibahasa ini. Pada posting tsb ada beberapa alasan mengapa kita perlu melakukan lokalisasi pengunjung tsb. Karena alasan tertentu, user diredirect yg berasal dari negara tertentu ke halaman website yg berbeda bila berasal dari negara lain.
Namun perlu diingat Googlebot bisa saja tidak mengcrawling dari lokasi geografis yg kamu inginkan dan kemudian malah diredirect ke halaman yg tidak seharusnya. Bila peristiwa ini sampai terjadi, maka akan ada masalah pada pemasangan kode verfikasi google webmaster tool. Lebih lanjut, mengenai usaha redirecting ini, pastikan kalau Googlebot yg merupakan spider harus diperlakukan sama dengan user lain. Bila tidak, maka domain website bisa kena pinalti google karena dianggap sedang melakukan cloacking.
Masalah crawling bisa terjadi pada situs mana saja, bahkan websiter terbaik internet yg paling canggih dan bertraffik tinggi. Bila masalah crawling itu terjadi sehingga googlebot gagal mengakses situs, maka tidak akan ada halaman situs yg masuk kedalam index (Bahkan bukti googlebot pernah mencoba mengakses pun tidak akan ada). Akan tetapi, untungnya, pada Google Webmaster tool akan dimunculkan pesan error yg menyatakan network unreachable atau robot.txt unreachable. Dengan demikian, setidaknya, diketahui latar belakang masalah error dan kita bisa memikirkan langkah pencegahan yg bisa menjadi solusi aktif bagi masalah tsb.
Hacker kadang memasukkan konten aneh dan penuh masalah ke halaman situs bermasalah. Seandainya hasil pendobrakan hacker itu tersembunyi, kita mungkin tidak akan bisa menemukannya. Dan hal tsb bisa menjadi masalah. Sekalipun Tool Webmaster tidak bisa memberi pesan peringatan mengenai teks tersembunyi tertentu, namun bisa memberi bantuan monitoring tertentu. Tool Google ini bisa menampilkan keyword halaman situs pada bagian What Googlebot sees sehingga kamu bisa melihat apakah ada usaha peneterasi hacking Seandainya kamu menemukan keyword tidak irrelevan, maka akan menjadi ide bagus untuk menyelidiki apakah yg sedang terjadi.
Kamu juga bisa memanfaatkan query google seperti [site:situskamu.com sampel spamming] dimana “sampel spamming” bisa berupa kata kata rutin pada redaksi sebuah spam seperti sex, adultsex, viagra, dan kata kata lain yg rasanya tidak sesuai dengan niche blog kamu. Bila kamu menemukan situs kamu kena hacking maka belum ada yg kami sarankan selain membaca kumpulan artikel hacking kami. Namun dalam waktu dekat, kami akan mencoba menulis cara preventif hacking agar website tidak kena hacked newbie keparat yg mempraktekkan penetrasi coba coba demi mendefase situs kita. Sial!
Btw, Ada banyak masalah web yg bisa dilaporkan Tool google ini. Dikarenakan kesukaran menemukan masalah ini secara kasat mata maka disarankan mengecek akun webmaster tool secara berkala demi memastikan seluruh potensi masalah telah dikenali sebelum terlambat.
Tags: Google WebMaster Tool, Webmaster
5 Responses to “Diagnosa Website Advance via Webmaster Tool”
Leave a Reply. Btw, i have right to delete your comment. Sometimes, i need to save my databse space.
Iya, emang keren. Setuju, no doubt ! Di tambah google analytics…. Hmm….. semuanya google ya… Kita bikin universitas aja yo, mata kuliah yang diajarkan yang ada kaitan sama google semua. He he….
Tapi ada web-web tertentu yang ngga’ bisa di crawl sama googlebot, jadi harus ditambahin meta tag :
Itu fungsinya buat apa sih….??
Eh iya, nanti dosen yang ngajar siapa?? itu di universitas baru kita itu…
lho… itu meta tag yang aku kasih, kamu kemanain??? waaa…… Ilang deh…
hehehe setuju bro…google emang keren. Dan sori kalau ngebahas ini terus karena diantara search engine cuma google yg paling sy ngerti. Lainnya hapir nol besar
btw, kita ngasih metatag itu bukan disebabkan google nga bisa ngcrawl deh (kalau enggak salah) melainkan memudahkan spider seacrh engine melabeli blog kita itu berniche / kategori apa hheheheh itu jugakalau ngak salah
btw, meta tag apaan ? maf lupa yuuu…sy mulai pikun euy :(
Mbak bakawan.Salam kenal ya.AK mau nanya.Di dasbors webmaster tool saya ada sedikit masalah.Yaitu duplicate discription. Bgmn cara menyembuhkannya.Padahal saya ga pernah copy paste artikel blog lain. Saya posting asli keringat saya sndr.apa penybbnya? tanks.penjelasannya.
maksudnya bagian Duplicate meta descriptions ? itu artinya meta blog kamu itu sama. Coba lihat source code. Pada posting ini metanya begini
<meta name="description"
content="Diagnosa Website Advance via Webmaster Tool" >
dan periksa setiap halaman yg bermasalh itu dan ubah metanya