Kemarin sy baru aja ngeinstall wordpress mu di laptop sy. Alasannya krn ada seorang temen yang hendak membangun blog seperti oggix.org dan dagidigdug.com. Dan dia meminta bakawan ‘terjun’ ke dalamnya.
Seminggu sebelumnya dia sudah menghubungi sy dari jakarta. Dia juga menjelaskan garis besarnya. konsep dia pun mudah dicerna namun untk membangun blog kayak gitu…weleh weleh…susah, baik sisi teknis maupun bisnis. Tapi dia tetep konsisten dan sesuai dgn janjinya dia pun datang ke bandung untuk menjelaskan lebih jauh.
Sy tau bikin web seperti oggix dan dagdigdug ngak gampang. Bahkan sy ngak yakin apakah bakal panjang umur karena “gratis” di internet aja ngak cukup membuat sebuah webstartups itu bertahan. Namun selama beberapa jam pembicaraan kami, keraguan sy akhirnya bisa dia cairkan. Dia datang dengan model bisnis yg bagus, konsep yg jelas, serta planning. Namun selain itu, yg terpenting, dia datang dengan tekad.
Dan sy menilai tekadnya sebagai ‘ide buruk’. Ide buruk, dalam terminologi bakawan adalah ide yg bener bener nekad Seperti tebe, bocah 17 tahun yg berambisi jadi walikota bandung 13 tahun kemudian saat dia berusia 30 tahun. Dia mengutarakan idenya dan sy pun menyambutnya. Sy mengkomunikasikan ambisi dia ke temen temen sy. Awalnya mereka menertawakan namun berhubung sy negoisator yg lumayan hehehe mereka pun ikut mengiyakan krn kami sama sama suka ide buruk.
Soal pemilihan wordpress MU dilatabelakangi wordpress itu platform open source serta familiar. Dan sebagai kepala proyek, pilihan outsourching developer pun bakal yg pinter wordpress. Sementara designer, pasti bakal tebe walau ngak yakin juga ama kemampuannya. Tapi setidaknya dia itu muda dan seger. otomatis desain tebe pun bisa colourful. Sisanya, tim bakawan sendiri.
Masalah pertama yg datang adalah kurangnya dokumentasi soal wordpress MU di internet (setidaknya tidak sebanyak yg sy inginkan). jadi akan banyak trial and error, apalagi kami memulainya pd lingkungan yg terkontol (krn belum online). Masing masing kami mengintal Xampp dan Wordpress Multi user. Xampp 2.3 menyediakan PHP dan MYSQL sementara wordpress MU menyediakan ruang untuk customisasi.
Maslah kedua ada pd besarnya load servernya. Pada mulanya, saat databasenya masih perawan alias belum ada posting sama sekali, tidak terjadi masalah. Namun setelah memiliki 3 sub domain blog, dan kemudian mengupload sekitar 1000 posting (yg import dari blog temen), firefox mulai megeluarkan error message berkut warning:unresponsive script. Masalah barusan selalu terjadi saat hendak memposting posting ke 1001.
Namun masalah itu cepat teratasi setelah kami mengubah dom.max_script_run_time di about:config. Tapi sayangnya, bukan itu masalah yg sebenarnya. Masalah yg sebenarnya adalah bagaimana cara membuat load server database pd wordpress MU seringan pd wordpress single user. Jadi, pertanyaan utamanya ialah bagaimana melakukan tweaking pd mysql.. Sampai saat ini jawaban pastinya belum ada
Ini pertama kali kami harus mendevelop web yg seperti ini semoga ngak berakhir sebagai developing tanpa akhir.
Download Wordpress Multi user : Wordpress MU 2.5.1
Survey Redaksi : Apakah posting ini terlalu berat dan berbau IT ? Sy sedang survey sekaligus belajar menulis topik semacam ini sambil berusaha membuatnya tetep informatif bagi semua orang. Cara menjawab paling sederhana adalah dgn memberitahu sy pd paragraph berapa kamu mulai bosan dan melompat ke bagian box komentar....plus penjelasan singkat kalau bisa.... :)
Aku adalah binatang sundal
Dari kumpulannya jualan sandal
Walau utang mengejarngejarku
Tetap takkan kugadaikan keperjakaanku
Aku akan ganteng seribu tahun lagi


July 15th, 2008 04:16
udah coba ngotak-ngatik di my.cnf
terutama bagian :
thread_cache_size
key_buffer
table_cache
sort_buffer_size
read_buffer_size
read_rnd_buffer_size
thread_concurrency
dulu pernah juga sih ngalamin kayak gitu, pas bikin portal websms .. tapi mungkin tidak seberat wp mu ..
met developing ..
..
uwiuw reply on July 15th, 2008 12:36 pm:
makasih makasih
July 15th, 2008 07:13
Numpang baca aja…sambil mengerenyit (ga ngerti)
uwiuw reply on July 15th, 2008 12:36 pm:
hahaha maaf bu terlalu diary teknis
July 17th, 2008 07:05
halooooo… slam kenall… tq udh mampir di kandangnya ammar jr.. keep intouch yaaaa
uwiuw reply on July 17th, 2008 11:54 am:
oke…kita kunjung kunjung yah
July 18th, 2008 11:39
Saran gw ni..Kl lu di start-up, ambil posisi dimana lu punya keunggulan (dibanding lawan-lawan yang telah mapan).
Optimasi database bukan kerjaan gampang lo (dan gw rasa itu bukan kerjaan programmer..lebih ke arah network engineer job - orang-orang yang ber-CCNA..atau MySQL DBA-holder).
Kl lu emang mo ngembangin core skill di situ si ya gpp. Tapi kl ga, mending resource yang ada lu pake untuk cari job yang sesuai core skill / visi-misi company lu.
Saran teknis gw (diluar saran Putradi):
1) Pakailah server yang sebenarnya (misal 4-Pentium core-duo dengan 128GB RAM). Kalo lu pake PC biasa, kalikan dengan faktor pembanding (misal 1 detik di PC biasa = 0.1 server)
2) Dah coba sistem partisi blom ? User dengan ID 1xx dan 2xx masuk ke Mysql server 1, user 3xx dan 4xx masuk ke server 2, dsb. Dari MySQL ada fasilitas federated dbase, siapa tau mencukupi.
Sisanya gw lupa tp coba dulu aja. Siapa tau manjur ? =P
uwiuw reply on July 20th, 2008 5:08 am:
iya soal skill itu kayaknya kamu bener baget. kadang kita ngak bisa mendenger saran diri sendiri dan harus medengarnya dari ucapan orang lain. sekali lagi makasih. btw, berhubung ini masih beta harus dilakukan internal, setelah diapprove penyokong dana baru dikerjakan ahlinya….semacam presentasi awal
July 31st, 2008 18:24
mungkin ini yang mesti pertama kali dilakukan
http://tajidyakub.net/2008/07/29/pelaku-migrasi-ke-nginx/
indojepangs last blog post..Rekaman di kamar? kenapa enggak!
uwiuw reply on August 1st, 2008 3:28 pm:
danke danke