
Sy dulu ngeblog friendster sebelum pindah ke bloghost wordpress. Walau tidak aktif, namun sy menikmati dunia blog friendster. Banyak cerita indah blogging disana. http://friendster.com/ atau biasa dibaca friendster dan disingkat fs adalah web jejaring sosial. Kebanyakan anggota friendster dewasa ini adalah Filipino (orang philipina) dan ras menusia tercakep se-galaksi bimasakti : orang indonesia. Total sekitar 75 juta user..
Bagi sy, ngeblog friendster itu seperti pendosa melakukan pengakuan dosa. Bedanya tak diperlukan kehadiran seorang pendeta gereja. Sejatinya yg berperan sebagai Pendeta gereja adalah teman friendster yg berkumpul layaknya burung pemakan bangkai. Menunggu sy bunuh diri berkali kali melalui satu posting skandal ke posting kontroversial berikutnya. Kami sejenis, manusia brengsek abad ini, yg berkejarkejaran dalam pikiran sendiri.
Teman profile friendster menyaksikan sy telanjang bulat bulat, bergelimang harapan dan ambisi masa depan. Mereka mendengar pikiran kotor, ambisi konyol, dan pragmatisme anjing seorang penyair gadungan.
Seorang calon penyair yg pada satu titik hidup merasa dirinya nadir karena sudah bermetamorfosa menjadi manusia berwajah babi. Tak punya malu. Tak punya dosa. Tak punya Tuhan. Tak punya penyesalan.
Mereka melihat satu demi satu topeng motif sekaligus cermin ilusi kepribadian yg sy hadapi setiap hari. Seseorang yg lari memeluk puisi dan sastra demi pertarungan makna, melepaskan diri dari depresi, dan mencoba menemukan identitas diri dalam metafora nenek moyang seperti keris, perahu phinisi, dan pohon sagu.
Kami itu sekumpulan bocah sesat yg mereka-reka bagaimana cara hidup sebagai orang indonesia. Apa itu bangsa pelaut dan mengapa bangsa besar indonesia hancur berkeping keping dalam turbelensi politik.
Pada dasarnya, kami semua mencoba telanjang. Dalam blog, kami mempreteli setiap topeng dan membedah setiap motif. Kami adalah putra putri yg tumbuh dalam euforia reformasi dan menyaksikan bangsa kami mengalami ejakulasi demokrasi berkali kali.
Dari lepasnya timor timor, perjanjian helsinski, sampai penjualan aset negara di masa rezim megawati (suatu keputusan politik yg tak pernah bisa sy lupakan selama PDI Perjuangan masih bercokol sebagai sebuah partai politik…apapun janji kampanye politik dan penawaran image partai wong cilik ini nantinya di Pemilu 2009 )
Selain pandangan politik, sy sering menceritakan hal bodoh yg sy lakukan seperti jatuh cinta sama pacar temen, ketiduran di angkot, berangkat ke kampus subuh subuh tanpa tau akan kuliah ruang berapa. Aneka kisah hidup yg tidak mungkin sy bagi langsung dan hanya berani diceritakan melalui tulisan.
Sy menceritaan keinginan sy membunuh orang dan bagaimana sy berteman dengan orang kriminal berbahaya. Sy pernah kerja di lokalisasi saritem demi memperkaya diri dengan pertarungan hidup pelacur dan pencoleng, sekumpulan manusia rendahan yg terus berjuang mempertahankan hidup dengan atau tanpa ambisi serta mimpi muluk lain yg sy kunyah sy mamah sebagai anak manja yg mencoba tangguh seperti Penyair Chairil Anwar.
Sebelum pada akhirnya, sy merasa profile teman friendster mulai pasif. Sekarang suasana sudah suasana kuburan, berbeda sekali dengan suasana awal daftar friendster. Awalnya setiap hari komentar dan message balas berbalas seperti petir, guruh, dan geledek. Saat itu, sy pribadi jadi friendster junkie, yg mengalami addict friendster.
Mungkin polanya seperti itu, teman mulai dewasa dan sibuk sendiri dengan pekerjaan dan beban hidup masing masing. Dulu kami sibuk mencari kegiatan menghabiskan waktu luang demi menyalurkan gairah muda. Tapi sekarang seperti puisi Chairil Anwar, sepi : cermin berbalik dan setan bertempik, sepi itu terus ada dan menanti : kami bingung mencari waktu luang.
Akhir pekan adalah hari suci kaum pekerja. Banyak kegiataan waktu senggang yg lebih manfaat daripada utak atik profile fs. Misalnya, bobo dgn gaya beruang tewas, yg hibernasi sepanjang musim dingin. Senyap lelap terkapar berjam jam di atas kasur. Peduli setan pada putaran dunia (tapi kalau bisa, sayang tolong bangunkan sebelum hari senin tiba)
Proklamasi Rakyat Pekerja Indonesia, warga partai PDP (Partai Pecinta Dana Pensiun)
Akhir pekan adalah hari suci kaum pekerja. koma. Sejak jumat sore, dinyatakan amoral membawa pekerjaan ke rumah. Siapa saja suami istri yg membuat bosan pasangannya dengan keluhan seperti bos galak, stress kerja, uang pesangon dan THR kecil, harus dikucilkan seperti penderita kusta atas dalil melanggar kesusilaan pegawai kantor berakhir pekan. titik.***
[Dubbing : Intonasi Suara Gondoruwo] Benar bukan kalau bakawan berisi sekumpulan anak muda egois. Kami senang membicarakan diri kami sendiri. Manusia seisi dunia perlu tau kalau mereka memerlukan kami. Kami mengoceh tentang produk inovatif, startups, dan mimpi silicon valley. Semuanya soal kami dan bukan soal kamu hahahahah. Ps : Cuma lagi stress aja hehehehe. Tapi untung blog friendster sudah dihapus lalu membikin account friendster baru tanpa menginstal blog. Kemudian pindah ke selft hosted sambil mulai menulis riang gembira di Bakawan Techblog. Memang gaya menulis blog kami makin aneh tapi setidaknya lebih ekspresif sehingga blog ini bisa jadi blog personal yg professional.
Tags: Diary
Leave a Reply. Btw, i have right to delete your comment. Sometimes, i need to save my databse space.