Setiap IT produk hardware biasanya dilengkapi manual. Bentuknya bisa berupa brosur manual spesifikasi, cd berisi file Readme, ataupun dokumentasi lainnya. Tujuannya demi mengkomunikasikan kpd konsumen akan kelebihan, batasan, maupun cara menggunakan produk tsb.
Sayangnya, brosur produk IT tsb sering tidak membantu konsumen awam, malah membingungkan. Ambil contoh, brosur spesifikasi yang biasa ada pada hardware. Biasanya brosur tsb dipenuhi istilah istilah ajaib dunia sihir voodoo IT
Kadang saat berhadapan dng istilah brosur produk IT, sy teringat pengalaman ditilang polisi. Pak polisi bicara tentang peraturan lalu lintas sedetail dan ’seramah mungkin’. Namun pada dasarnya, pak polisi hendak meletakkan kita dalam hostile negotiation dimana transaksi ada unsur penodongan: Bayar di tempat atau sidang pengadilan. Seperti pak polisi dan penjelasan hukum berlalu lintasnya, brosur itu pun mengalienisasi konsumen seperti sy. Meletakkan dalam posisi negoisasi serupa : Ngerti ngak ngerti Beli atau komputer tetep rusak ?
Btw, apakah ada yang tahu arti “Hypher Maximum Thread Processor Silver Optimazation“. Rasanya tidak ada yang tau. Karena istilah itu cuma bualan sy sendiri hehehehe. Tapi bukankah kesannya sama seperti istilah brosur : teknis, rumit, dan high tech.
Mungkin di antara ‘kasta konsumen’, hanya para hacker hardware sj yg faham istiliah istilah itu. Alasannya, karena hanya mereka saja yg pernah mengetes performa produk sampai batas, sampai rontok, sampai istilah teknis yg membingungkan itu tidak terdengar ajaib lagi, sampai overclock berbuah processor meledak menembus platform rumah hahahahah
Bila kita berniat membeli produk hardware, maka nasehat yg bisa kita andalkan itu cuma rekomendasi seorang teman. Apabila menyandarkan pilihan kita pada rekomendasi penjual toko hardware maka besar kemungkinan nasehat yg kita terima itu berkesesuaian dgn stok barang yg dimiliki tokonya. :)
Kadang banyak vendor (dan juga penjual toko plus konsumen) lupa bahwa untuk memahami produk mereka, seseorang harus diedukasi terlebih dahulu. Penyebabnya adanya jurang pengetahuan konsumen awam dengan istilah teknis dlm brosur tsb. Padahal produk vendor adalah produk masal yg nantinya dijual masal. Bukankah dari nenek nenek buta huruf sampai remaja tukang mabok, boleh beli produk vendor ?
Jadi, Apa yg harus kita lakukan sebelum membeli produk IT ? minta rekomendasi temen ? rekomendasi majalah komputer ? atau malah mabok dulu ?
Ngomong ngomong soal majalah dan hardware, sy teringat dgn sepupu sy, ian. Pekerjaannya sekarang sebagai hardware tester di PC Media. Kami jarang ngobrol soal kerjaan dan cuma bertemu saat lebaran. Tapi kayaknya setiap hari dia harus ngetes hardware sampe kojor. Pekerjaan yg bikin iri karena dia selalu dicintai, baik oleh pembacanya maupun distributor utama produk hardware terbaru (yg dengan senang hati meminjamkan barang dagangan mereka untuk ditest). Namun berhubung sy ngak tau jelas detail kerjaannya, mungkin sy salah soal ini.
Tags: Digital Lifestyle
3 Responses to “Brosur Hardware dan Istilah Istilah nan ajaib”
Leave a Reply. Btw, i have right to delete your comment. Sometimes, i need to save my databse space.
kalau saya sih sering minta pendapat orang yang sudah mengerti banyak!
ohhh ya mas dapet award dari saya!
wekekeekekek
[...] sy udah coba minta bantuan temen untuk ngebenerin tapi dia — yg sy anggap setan hardware — jg ngak bisa. Katanya kirim aja ke Elite, kan masih ada kartu garansinya….nanti sy [...]