Petuah2 ini dipilih banyak kepala, jadi agak amburadul semau gue
Ada petuah turki, arab spanyol, tunisia, Arab jarzirah, lebanon.
Setelah dilakukan voting di antara kami, maka petuah yg paling disukai itu adalah yg nomor 3 : To get what you want… tetapi ditempel ketat petuah nomor 10 : Good morning, Neigh… dan dikuntit dgn licik oleh nomor 7 : Every bachelor…
Itulah sekalipun buku aslinya, kamus mutiara kata dunia islam, dilengkapi terjemahan berbahasa indonesianya tetapi mutu terjemahannya diragukan. Alasannya, kalimat mutiaranya tidak mencantumkan kalimat berbahasa arab yg asli melainkan cuma terjemahan bahasa inggris, dan kemudian jelas2 diterjemahkan kembali utk menghasilkan terjemahan berbahasa indonesia, yg lebih pinggul-flat-no-seksi-nomore.Jadi bila dirunut, proses terjemahannya seperti ini
Arab >> inggris >> Bahasa Indonesia
… sampe 2 kali penerjemahan…hmm tentu aja banyak rasa dan makna yg ilang…beban penerjemahan sastra memang begitu. Mungkin para penggemar harry potter yg udah cult bisa memahami ini saat membandingkan buku asli berbahasa inggris dengan hasil terjemahan dikejar2 deadline yg berbahasa indonesia…kecewa. serasa menonton epic mahabrata setelah di-dubbing ke bahasa batak, dimana setiap kalimat tokohnya diberi imbuhan “horas, bah”. ….alah matilah, ung’an!
Sy percaya hasil terjemahan itu mau dibagaimanapun proses penerjemahannya — mau penerjemahnya jungkir-balik buka kamus, berdoa, buka kamus lagi, lalu mati keracunan serbuk kertas — tetap aja hasil terjemahannya lebih jelek daripada kita merujuk ke karya asli.
Ada teori penerjemahan yg bisa menunjang keyakinan sy ini tapi nanti aja deh dijelasin bila ada yg bertanya hehehe. Tapi setelah ditanya, penulis posting berencana berlindung di balik kalimat pamungkas para seleb : “Maaf, no coment! sy sibuuuuuuk skripsi!”
*ngacir
Leave a Reply. Btw, i have right to delete your comment. Sometimes, i need to save my databse space.