1. Home
  2. Faq
  3. Glossary
  4. Redaksi

 

10 Pepatah Arab keturunan dan Teori Penerjemahan

Mau langganan
blog Kami?



Petuah2 ini dipilih banyak kepala, jadi agak amburadul semau gue

  1. Ability has no school. (Turkish)
  2. Sweeter than honey is anger. (Turkish)
  3. When everyone tells you are an ass, thank good and bray. (Moorish)
  4. To get what you want you must be prepared to kiss a dog on its mouth. (Tunisian)
  5. A hundread year of tyranny is preferable to one night of anarchy. (Arabic)
  6. Better the tyranny of the believer than justice of the infidel. (Tunisian)
  7. Every bachelor is a sovereign. (Turkish)
  8. There is no religion in politics (Lebanese)
  9. Success depends on a man’s reputaton, not his soul. (Turkish)
  10. Good morning, Neighbor! You stay in your house, and i’ll stay in mine. (Arabic)

Ada petuah turki, arab spanyol, tunisia, Arab jarzirah, lebanon.

Setelah dilakukan voting di antara kami, maka petuah yg paling disukai itu adalah yg nomor 3 : To get what you want… tetapi ditempel ketat petuah nomor 10 : Good morning, Neigh… dan dikuntit dgn licik oleh nomor 7 : Every bachelor…

More...

Itulah sekalipun buku aslinya, kamus mutiara kata dunia islam, dilengkapi terjemahan berbahasa indonesianya tetapi mutu terjemahannya diragukan. Alasannya, kalimat mutiaranya tidak mencantumkan kalimat berbahasa arab yg asli melainkan cuma terjemahan bahasa inggris, dan kemudian jelas2 diterjemahkan kembali utk menghasilkan terjemahan berbahasa indonesia, yg lebih pinggul-flat-no-seksi-nomore.Jadi bila dirunut, proses terjemahannya seperti ini

Arab >> inggris >> Bahasa Indonesia

… sampe 2 kali penerjemahan…hmm tentu aja banyak rasa dan makna yg ilang…beban penerjemahan sastra memang begitu. Mungkin para penggemar harry potter yg udah cult bisa memahami ini saat membandingkan buku asli berbahasa inggris dengan hasil terjemahan dikejar2 deadline yg berbahasa indonesia…kecewa. serasa menonton epic mahabrata setelah di-dubbing ke bahasa batak, dimana setiap kalimat tokohnya diberi imbuhan “horas, bah”. ….alah matilah, ung’an!

Sy percaya hasil terjemahan itu mau dibagaimanapun proses penerjemahannya — mau penerjemahnya jungkir-balik buka kamus, berdoa, buka kamus lagi, lalu mati keracunan serbuk kertas — tetap aja hasil terjemahannya lebih jelek daripada kita merujuk ke karya asli.

Ada teori penerjemahan yg bisa menunjang keyakinan sy ini tapi nanti aja deh dijelasin bila ada yg bertanya hehehe. Tapi setelah ditanya, penulis posting berencana berlindung di balik kalimat pamungkas para seleb : “Maaf, no coment! sy sibuuuuuuk skripsi!”

*ngacir

Survey Redaksi : Apakah posting ini terlalu berat dan berbau IT ? Sy sedang survey sekaligus belajar menulis topik semacam ini sambil berusaha membuatnya tetep informatif bagi semua orang. Cara menjawab paling sederhana adalah dgn memberitahu sy pd paragraph berapa kamu mulai bosan dan melompat ke bagian box komentar....plus penjelasan singkat kalau bisa.... :)


Foto Chairil Anwar
Blogku dari unggun-timbun sajak
Kaca jernih dari luar segala nampak
Blogku dari unggun-timbun sajak
Di sini aku berbini dan beranak


[hasil hacking puisi Chairil Anwar, Rumahku]

7 April

 

Belum ada Komentar. Hmm ini apakah posting ini perlu direvisi ?

 

Niche Blog

 

Blog Flux Directory
Join My Community at MyBloglog!


Template Mabokcendol
didesain secara sengaja
oleh Bakawan